Minggu, 25 September 2022
png_20220108_192606_0000

Capaian Vaksinasi di Banjarmasin Rendah dan Masih PPKM Level 3

Selasa, 10 Mei 2022 17:42
IMG-20220510-WA0031
BANNER-ARCHIVE

Capaian Vaksinasi Rendah, Banjarmasin Tetap di Level 3 PPKM

Metrokalsel.co.id, Banjarmasin – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) se-Indonesia terus diperpanjang dan Kota Banjarmasin berada di PPKM Level 3.

Keputusan itu resmi dikeluarkan Pemerintah Pusat melalui Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) bernomor 25 Tahun 2022. Pada Senin (9/5/2022).

Lantas bagaimana dengan kota Banjarmasin Yang Masih Level 3 ?

Dari Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) bernomor 25 Tahun 2022. Ternyata Banjarmasin menjadi satu-satunya kota yang masih pada level 3 di Kalsel.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan tidak membantah dengan status yang memang masih berada di PPKM level 3.

Disampaikannya, indikator Banjarmasin tetap berada pada PPKM level 3, disebabkan karena masih rendahnya angka vaksinasi Covid-19 lansia dan anak.

“Jadi kendala memang vaksin lansia. Kita masih dibawah target 70 persen, kita hanya 58 persen,” ucap Ramadhan, Selasa, (10/5/2022).

Ramadhan menekankan, jika mengacu pada data real, angka vaksinasi sebenarnya sudah diangka 78 persen.

“Sehingga upaya untuk sinkronisasi data sedang diproses agar memang secara realnya Kota Banjarmasin berada memang dilevel 1,” jelasnya.

Adapun kesulitan capaian vaksinasi lansia ini kata dia, selain faktor sasaran yang berbeda, juga karena lansia yang komorbid masih berada pada 30 persen populasi lansia kota Banjarmasin.

“Serta kurangnya pemahaman terhadap pentingnya vaksinasi, karena merasa diri dan dari keluarga tidak kemana-mana. Hal itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk terus mencapai target tersebut,” tukasnya.

Namun menurutnya, situasi Covid-19 jika dilihat dari 2 kriteria yakni transmisi komunitas serta kapasitas respon, sebenarnya level PPKM di Banjarmasin sudah berada pada level 1.

“Dimana kasus CC mencapai 0,15, kasus rawat inap 0,13, dan kasus kematian 0,04. Dan untuk testing memadai, tracing sedang dan treatment memadai,” pungkas Ramadhan. (tri)

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini

Purna Paskibraka Indonesia Kotabaru, Gelar Rapat Persiapan Lomba PBB

PPI Kotabaru Gelar Rapat Persiapan Lomba PPB METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Purna paskibraka Indonesia (PPI) kabupaten…


Orari Lokal Kotabaru Gelar Muslok, Punya Pemimpin Baru

Orari Lokal Kotabaru Gelar Muslok ke VIII METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Orari lokal kabupaten Kotabaru melaksanakan…


Kerusakan Jalan di Satui Barat, Satlantas Polres Tanbu Ingatkan Pengendara Untuk Konsentrasi

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Retakan jalan di Jalan Nasional KM 171 Desa Satui Barat Kecamatan Satui…


Hore! Sekarang Ada Wifi Gratis di Wisata Siring Laut Kotabaru

Para Pengunjung Siring Laut Kotabaru Kini Bisa Nikmati Wifi Area Gratis METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Untuk…


Polemik Kongres Luar Biasa ASKAB Kotabaru, Tidak Resmi ?

Persepakbolaan Kotabaru Gelar Kongres Luar Biasa¬† METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Asosiasi Sepakbola Kabupaten (ASKAB) menggelar kongres…