Kamis, 20 Januari 2022
png_20220108_192606_0000

Dinas PMD Kalsel Tetapkan Tiga Prioritas ADD 2022 dan Harapkan Desa Kembangkan BUMDes

Rabu, 8 Desember 2021 06:45
IMG-20211208-WA0048
BANNER-ARCHIVE

Kadis PMD Provinsi Kalsel Drs. Zulkifli

Metrokalsel.co.id, Banjarbaru – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan tiga prioritas utama penggunaan alokasi dana desa (ADD) anggaran 2022 mendatang.

Ketiga prioritas ini, guna memulihkan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa. Yakni, program prioritas desa, mitigasi bencana alam, dan nasional merupakan prioritas utama ADD 2022.

“Jadi ketiga prioritas tersebut tidak lepas dalam kondisi konteks dampak covid-19 ada sampai saat ini. Artinya keselamatan (kesehatan) dan ekonomi menjadi target capaian yang disasar,” Kata Kadis PMD Kalsel Drs. Zulkifli, MP saat dihubungi via telepon, Rabu (8/12/2021) sore.

Menurutnya, walau ada tiga komponen harus sesuai dengan penggunaan ADD. Namun, semua program ini dinilai memiliki kepentingan masing-masing di bidangnya.

“Antara prioritas I, II, dan III itu tidak ada yang lebih utama, ketiganya sama pentingnya. Ya ketiganya hanya menunjukan urutan, bukan rangking,” bebernya.

Tak hanya itu, pada 2022 mendatang Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Imigrasi menggelontorkan dana ADD sebanyak Rp 1,4 Triliun dengan total 1.864 desa se Kalsel.

“Dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi terhadap penanganan stunting dan untuk alokasi dana desa di tahun depan mendapatkan kucuran sebesar Rp1,427 triliun dengan total 1.864 desa,” ujarnya.

Dikatakan, walau semua desa pastinya mendapatkan ADD, namun Zulkifli berharap desa dapat mengembangkan sebaik mungkin Badan Usaha Milik Daerah (BUMDes) di desanya masing-masing.

“Sebaiknya desa tidak bergantung pada dana desa seratus persen, upayakan pendapatan dari BUMDes juga ada,”harapnya.

Disamping itu, ia menegaskan tidak hanya tiga prioritas utama untuk ADD. Namun, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tetap akan dibayarkan sebesar Rp300 ribu pertahunnya.

“Karena kita masih dalam situasi pandemi COVID-19, sehingga BLT dana desa harus dibayarkan di tahun depan,” imbuhnya.(put/ags)

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini

PN dan Pemkab Tanbu, Jalin MoU Pembinaan Mental dan Rohani ASN

Metrokalsel.co.id, Batulicin – Pengadilan Negeri (PN) Batulicin menggandeng Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka pembinaan…


Bupati Berikan Pandangan Terhadap 2 Raperda Inisiatif Dewan di Sidang Paripurna

Wakil Ketua DPRD Tanbu Said Ismail Kholil saat pimpin Paripurna bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah…


Pelajar SMKN 1 Kusan Hilir, Nikamti Pelayanan Perekaman KTP Elektronik

Pelajar SMKN 1 Kusan Hilir Saat Lakukan Perekaman KTP-Elektronik Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Sebanyak 58 Pelajar…


Diskominfo Tanbu Kini Berlakukan Buku Tamu Digital, Deteksi Pengunjung

DiskominfoSP Tanbu Gunakan Aplikasi Buku Tamu Digital Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Awal Tahun 2022, tepatnya tanggal…


Peringati Hari Bhakti Imigrasi ke 72, Kantor Imigrasi Batulicin Gelar Donor Darah

Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin melakukan kegiatan Donor Darah dalam…